Kunci.

⦁┈─••⊰📜★﷽★📜⊱••─┈⦁


🗝️𝐊𝐔𝐍𝐂𝐈 𝐊𝐄𝐓𝐄𝐍𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐓𝐈
—————————————
-“`1. Jangan bergantung terhadap orang lain, bersikaplah mandiri dan percaya akan kemampuan yang kita miliki..

2. Jangan berburuk sangka, berfikirlah positif akan membawa pada suatu yang bermanfaat..

3. Jangan mengingat penyesalan di masa lalu, hidup itu mudah, Buatlah dalam suatu perbuatan kita dengan keputusan dan jadikan masa lalu menjadi sebuah pelajaran untuk menjadi yang lebih baik..

4. Jangan pernah menyimpan dendam di hati, dendam itu di ibaratkan sebagai racun dalam hati kita, jauhi itu..

5. Jauhi sifat terburu-buru, Aset dalam kehidupan bukan harta tapi waktu. maka pergunakan waktu dengan baik..

6. Jangan khawatir dengan hari esok, Ketuklah pintu dan pintu pun akan terbuka, ingatlah ALLAH, ALLAH pun akan ingat pada kita.. Semoga bermanfaat..
“`

⚘ 𝕻𝖊𝖙𝖎𝖐 𝕳𝖎𝖐𝖒𝖆𝖍𝖓𝖞𝖆★
*⦁┈─••⊰★★★⊱••─┈⦁*

Advertisement

Nasihat emas.

NASEHAT EMAS DARIPADA ; IMAM SYAFI’I

1. “Bila kau tak mau merasakan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung pahitnya kebodohan” (Imam Syafi’i)

2. “Jangan cintai orang yg tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu” (Imam Syafi’i)

3. “Barangsiapa yang menginginkan husnul khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia” (Imam Syafi’i)

4. “Doa disaat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran” (Imam Syafi’i)

5. “Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat” (Imam Syafi’i)

6. “Siapa yang menasehatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasehatimu. Siapa yang menasehatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu” (Imam Syafi’i)

7. “Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun” (Imam Syafi’i)

8. “Jadikan akhirat dihatimu, dunia ditanganmu dan kematian dipelupuk matamu” (Imam Syafi’i)

9. “Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban, tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing” (Imam Syafi’i)

10. “Amalan yang paling berat diamalkan Ada 3 (tiga). 1. Dermawan saat yang dimiliki sedikit.
2. Menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa.
3. Menyampaikan kata-kata yang benar dihadapan orang diharap atau ditakuti” (Imam Syafi’i)

11. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemeralatannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena dia tidak pernah meminta” (Imam Syafi’i)

12. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha” (Imam Syafi’i)

13. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang” (Imam Syafi’i)

14. “Apabila engkau memiliki seorang sahabat yg membantumu dalam ketaatan kepda Allah, maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan. Karena mendapatkan seorang sahabat yang baik adalah perkara yang sulit, sedangkan melepaskannya adalah perkara yang mudah” (Imam Syafi’i).

Semoga bermanfaat 😇👍

Buta selain Allah.

“Keluarlah engkau daripada dirimu kedalam keEsaan Allah”

“Selagi engkau melihat dirimu dan sesuatu selain Allah, maka engkau masih didalam kesyirikan yg nyata”

“Abaikanlah pandangan manusia kepadamu, kerana engkau telah merasa puas dengan pandangan Allah kepadamu”

“Tinggalkanlah pergantungan mu kepada makhluk, tiada manfaat dan mudarat ditangannya, tiada penolong dan pemberi syafaat kepadamu melainkan Allah, sesungguhnya Dialah yg menjadikan segala hajatmu zahir dan batin, didunia dan diakhirat”

“Nafikan segala sesuatu selain Allah, maka sucilah tauhidmu kepada Allah”

“Rasa Ketuhanan dan rasa ubudiyah kehambaan tidak akan bercerai daripada ahli makrifatullah yg hak”

“Serahkanlah sekalian alam ini kepada Allah, kerana Dialah yg menjadikannya dan biarkanlah Dia sendiri yg menjaga dan mentadbirkannya”

“Barangsiapa yg berdukacita akan terluputnya sesuatu selain Allah, maka ia masih terhijab daripada Al-Mahbub!”

“Pengharapanmu kepada selain Allah itu akan melemahkan keyakinanmu terhadap Allah”

“Walau apapun hal-ehwal yg engkau lalui, maka jangan sekali-kali engkau berputus asa dalam mentauhidkan Allah, sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Pengasih”

“Ahli dunia terlindung dengan hijab kegelapan nafsu, ahli akhirat terlindung dengan hijab cahaya nurani, dan ahli Allah telah bebas daripada segala hijab kepada Tuhan,tiada antaranya dengan Allah sesuatu”

Hasad-dengki itu membinasakan amalmu, dan sabar itu mengangkatkan darjatmu disisi Allah”

“Rezeki makhluk itu telah dibahagi-bagikan Allah, tiada yg lebih dan tiada yg kurang sedikitpun”

“Fana lebur segala sesuatu selain Allah, dan kekal dengan Dzat Allah”

“Pilihan Tuhan kepadamu bukan kerana apa yg ada padamu, tetapi kerana apa yg ada padaNya, kurnia anugerah dan rahmatNya semata”

“Ujian tetap akan ada sehingga mati, semua itu Dia nyata DiriNya, bersyukurlah kerana engkau mendapat Allah ialah nikmat yg paling besar, dosa dan kesalahan bagi menyatakan tiada daya-upayamu dan nyata keampunanNya, kekalkan hidupmu denganNya tanpamu, tetaplah didalam rahsia DzatNya dan jangan engkau keluar daripada syariatNya, kembalilah kepada Allah dengan memohonkan keampunanNya, hakikatnya Dialah yg memohonkan keampunan bagiNya, tiada nyata selainNya, ialah jalan yg benar lagi lurus, Allah sertamu barang dimana ada engkau, barang kemana engkau berhadap disana Allah”

“Pilihan Allah bagimu diazali Maha Mengetahui lagi Bijaksana, engkau yg jahil lagi mengikut hawa-nafsu!”

“Jangan engkau meminta kepada Allah untuk mengubah kedudukanmu setelah engkau mengenaliNya, maka yg demikian itu tiada adabmu dalam hadratNya”

“Cukuplah AKU bagimu, AKU meliputi tiap-tiap sesuatu yg zahir dan yg batin”

_BUTA SELAIN ALLAH

Surah Al Ahzab. Ayat 48.

وَلَا تُطِعِ ٱلۡكَٰفِرِينَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَدَعۡ أَذَىٰهُمۡ وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلٗا

(Abdullah Muhammad Basmeih)
Dan janganlah engkau menurut kehendak orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan janganlah engkau hiraukan usikan dan celaan mereka, serta berserahlah kepada Allah (memelihara keadaanmu); dan cukuplah Allah menjadi Pelindung (yang menyelamatkanmu).

-Surah Al-Ahzab, Ayah 48